Mengenal tentang Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Sekolah Kedinasan bidang Intelijen di Indonesia
Terakhir diperbarui pada 31 Maret 2026
Mengenal tentang Sekolah Tinggi Intelijen Negara - STIN
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) adalah Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah naungan Badan Intelijen Negara Republik Indonesia, yang bergerak di bidang intelijen dengan tujuan melahirkan insan-insan intelijen yang mempunyai keunggulan dan kewibawaan dalam mendukung terwujudnya keamanan nasional.
Dimana lokasi Sekolah Tinggi Intelijen Negara - STIN?
Sekolah Tinggi Intelijen Negara – STIN bertempat di Sumur Batu, Kec. Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810
Jurusan dan Prodi apa saja yang ada di Sekolah Tinggi Intelijen Negara - STIN?
Saat ini Program Studi yang tersedia di STIN yaitu:
- S1 Agen Intelijen
- S1 Analis Intelijen
- D-IV Keamanan dan Intelijen Siber
- D-IV Intelijen Teknologi
- D-IV Keamanan Ekonomi dan Intelijen Keuangan
Biaya Pendaftaran dan Biaya Kuliah di Sekolah Tinggi Intelijen Negara - STIN (Update Penerimaan Taruna Baru - PTB STIN 2026)
Biaya Pendaftaran
Berdasarkan informasi Penerimaan Taruna Baru (PTB) STIN Tahun 2025, biaya Penerimaan Taruna Baru (PTB) STIN Tahun 2025 dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Badan/Instansi yang menaunginya sehingga pelaksanaan PTB STIN tidak dipungut biaya, kecuali pada tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) SKD sebesar 100.000,- (seratus ribu rupiah) per peserta sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara. Tata cara pembayaran biaya SKD dapat dilihat pada laman https://dikdin.bkn.go.id/ sesuai kode billing yang dikeluarkan oleh BKN.
Biaya Kuliah
Biaya Kuliah atau Biaya Pendidikan di STIN adalah GRATIS. Karena STIN adalah Sekolah Kedinasan yang berstatus ‘Ikatan Dinas’ di bawah naungan Badan Intelijen Negara, maka Biaya Pendidikan seluruh mahasiswa STIN sepenuhnya ditanggung oleh Badan/Instansi yang menaunginya.
Bagaimana Prospek Kerja Lulusan Sekolah Tinggi Intelijen Negara - STIN?
Sebagai Sekolah Kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN), lulusan STIN akan langsung diangkat menjadi ASN sebagai Intel Polisi, Intel Militer, Investigator, Detektif, dan Analis Intelijen. Di samping itu, lulusan STIN juga dibutuhkan dalam formasi instansi lainnya seperti KPK, Kejaksaan Agung, Bea Cukai, dan lain-lain.
Kuota, Persaingan, Peluang Lolos, dan Keketatan Masuk Sekolah Tinggi Intelijen Negara - STIN (Update Penerimaan Taruna Baru - PTB STIN 2026)
PTB STIN Periode 2020
Pendaftar: 8.527
Kuota Formasi: 250
Peluang Lolos: 2,9%
Keketatan: 1 : 34
PTB STIN Periode 2021
Pendaftar: 10.465
Kuota Formasi: 250
Peluang Lolos: 2,3%
Keketatan: 1 : 42
PTB STIN Periode 2022
Pendaftar: —
Kuota Formasi: 300
Peluang Lolos: —
Keketatan: —
PTB STIN Periode 2023
Pendaftar: 12.761
Kuota Formasi: 400
Peluang Lolos: 3,1%
Keketatan: 1 : 32
PTB STIN Periode 2024
Pendaftar: 8.841
Kuota Formasi: 400
Peluang Lolos: 4,5%
Keketatan: 1 : 22
PTB STIN Periode 2025
Pendaftar: 7.400
Kuota Formasi: 100
Peluang Lolos: 1,3%
Keketatan: 1 : 74
Kapan Pendaftaran Sekolah Tinggi Intelijen Negara - STIN dibuka?
Berdasarkan tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran STIN dibuka di bulan April tiap tahunnya. Berikut adalah informasi pendaftaran Sekolah Tinggi Intelijen Negara – STIN di setiap tahunnya:
- Periode 2023: 27 Maret 2023
- Periode 2024: 14 Mei 2024
- Periode 2025: 28 Juni 2025
Apa saja Persyaratan Pendaftaran Sekolah Tinggi Intelijen Negara - STIN (Update Penerimaan Taruna Baru - PTB STIN 2026)?
Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) STIN pada periode 2025, untuk dapat mengikuti proses seleksi PTB STIN, peserta harus memenuhi syarat-syarat berikut:
Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia (laki-laki/perempuan).
- Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.
- Tidak pernah terlibat tindak pidana.
- Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
- Berpendidikan minimal SMA/SMK/MA (bukan lulusan paket C) dengan ketentuan:
- Lulusan SMA/SMK/MA tahun 2023 dan 2024, nilai rata-rata ijazah minimal 80 (delapan puluh).
- Bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2025, nilai rata-rata rapor semester 1-6 atau SKL / Ijazah minimal 80 (delapan puluh).
- Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri, harus mendapat pengesahan dari Direktorat Sekolah Menengah Atas Dirjen Paud, Dikdas dan Dikmen Kementerian Pendidikan Dasar Menengah.
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
- Belum pernah melahirkan (perempuan) dan belum pernah punya anak biologis (laki-laki).
- Tidak bertato dan/atau memiliki bekas tato.
- Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (perempuan).
- Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh manapun (laki-laki).
- Sehat jasmani, rohani dan tidak pernah mengalami patah tulang.
- Apabila berkacamata, maksimal ukuran 1 baik + (plus) atau – (minus).
- Tidak buta warna.
- Tinggi badan (berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
- Laki-laki : Diutamakan minimal 165 (seratus enam puluh lima) cm.
- Perempuan : Diutamakan minimal 160 (seratus enam puluh) cm.
- Apabila tinggi badan kurang dari sebagaimana tersebut diatas, wajib memiliki prestasi/kemampuan tertentu yang dapat dibuktikan pada saat seleksi.
- Usia pada tanggal 31 Desember 2025 serendah-rendahnya 16 tahun dan tidak lebih dari 21 tahun (dibuktikan dengan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir).
- Mendapatkan persetujuan orang tua atau wali yang dibuktikan dengan surat pernyataan orang tua/wali.
- Peserta seleksi penerimaan Taruna/i STIN tidak dipungut biaya kecuali biaya mengikuti SKD.
- Laki-laki/Perempuan, bukan personel/mantan personel TNI/Polri/PNS.
- Tidak pernah mengikuti pendidikan pembentukan personel TNI/Polri/PNS.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 16 (enam belas) tahun terhitung sejak dinyatakan lulusan pendidikan STIN.
- Tidak sedang terikat perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu instansi lain.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau Instansi lain yang ditentukan oleh Badan Intelijen Negara berdasarkan kebutuhan setelah lulus dari Taruna/i.
- Peserta seleksi penerimaan Taruna/i STIN wajib memiliki kartu BPJS Kesehatan aktif.
- Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan:
- Mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
- Bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Taruna/i STIN.
- Mengikuti dan dinyatakan lulus terpilih pada setiap rangkaian seleksi penerimaan Taruna/i STIN Tahun Anggaran 2025.
Bagaimana Cara Daftar/ Alur Pendaftaran Sekolah Tinggi Intelijen Negara - STIN (Update Penerimaan Taruna Baru - PTB STIN 2026)?
Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) STIN pada periode 2025, berikut adalah cara mendaftar ke STIN:
Registrasi pada Portal SSCASN-BKN:
- Calon peserta seleksi mengakses portal https://sscasn.bkn.go.id. dan memilih DIKDIN (https://dikdin.bkn.go.id).
- Calon peserta seleksi membuat akun di portal https://dikdin.bkn.go.id.
- Calon peserta seleksi wajib memiliki akun e-mail aktif yang akan digunakan selama masa pendaftaran dan seleksi.
- Calon peserta seleksi login ke portal https://dikdin.bkn.go.id. dengan menggunakan akun yang telah dibuat menggunakan Nomor lnduk Kependudukan (NIK) dan password yang telah didaftarkan.
- Calon peserta seleksi memilih STIN, melengkapi biodata, dan memilih lokasi ujian. Calon peserta seleksi hanya boleh mendaftar di salah satu lnstansi atau Lembaga Pendidikan Kedinasan, dan apabila mendaftar di dua lembaga atau lebih maka dinyatakan gugur.
- Calon peserta seleksi menyelesaikan pendaftaran dengan mengecek resume dan mencetak bukti pendaftaran.
- Calon peserta seleksi akan mendapatkan link registrasi STIN berupa portal https://ptb.stin.ac.id. melalui e-mail masing-masing dan resume bukti pendaftaran.
Registrasi pada Portal STIN
- Calon peserta seleksi melakukan registrasi ulang dengan melengkapi Data Riwayat Hidup dan mengunggah dokumen yang wajib sesuai dengan persyaratan administrasi ke portal https://ptb.stin.ac.id. menggunakan username dan password pada saat mendaftar di https://dikdin.bkn.go.id. Dokumen yang wajib diunggah yaitu:
- Surat Ijin Orang Tua/Wali Asli. Contoh surat dapat diunduh di https://ptb.stin.ac.id. Setelah selesai dibuat, surat tersebut diunggah (upload) dalam bentuk pdf/jpeg dengan nama file ortu.pdf atau ortu.jpeg;
- Ijazah SMA/SMK/MA untuk lulusan tahun 2023 dan tahun 2024. Dokumen tersebut diunggah (upload) dalam bentuk pdf/jpeg dengan nama file ijazah2023/2024.pdf atau ijazah2023/2024.jpeg;
- Surat Keterangan Lulus/ Ijazah SMA/SMK/MA/ Rapor Semester 1 s.d. 6 dari sekolah bagi lulusan tahun 2025. Dokumen tersebut diunggah (upload) dalam bentuk pdf/jpeg dengan nama file Rapor/SKL/Ijazah2025.pdf atau Rapor/SKL/Ijazah2025.jpeg;
- Foto berwarna seluruh badan, terbaru, tampak depan, ukuran postcard (3R), dan mengenakan pakaian atas berwarna putih serta bawah berwarna hitam. Bagi laki-laki latar belakang foto berwarna merah dan bagi perempuan latar belakang foto berwarna biru. Foto tersebut diunggah dalam bentuk pdf/jpeg dengan nama file foto.pdf atau foto.jpeg;
- Foto orang tua diunggah dalam bentuk pdf/jpeg dengan nama file foto-ortu.pdf atau foto-ortu.jpeg;
- Kartu Keluarga (KK). Dokumen tersebut diunggah dalam bentuk pdf/jpeg dengan nama file kk.pdf atau kk.jpeg;
- Kartu BPJS Kesehatan diunggah dalam bentuk pdf/jpeg dengan nama file bpjs.pdf atau bpjs.jpeg.
- Calon peserta seleksi mendapatkan konfirmasi kelengkapan administrasi melalui e-mail masing-masing.
- Verifikator STIN melakukan verifikasi data atau dokumen calon peserta seleksi yang telah masuk.
- CaIon peserta seleksi dapat mengecek status kelulusan verifikasi administrasi melalui portal https://dikdin.bkn.go.id. dan portal https://ptb.stin.ac.id.
- Calon peserta seleksi yang dinyatakan lulus administrasi melakukan pembayaran biaya seleksi SKD pada saat daftar ulang.
- Calon peserta seleksi akan mendapat Kartu Ujian dari STIN setelah proses verifikasi dan dinyatakan lulus seleksi administrasi.
- Calon peserta seleksi mengikuti proses seleksi selanjutnya sesuai dengan ketentuan STIN.
Dokumen yang Harus Dibawa saat Daftar Ulang
- Surat Lamaran Calon Peserta Seleksi. Contoh surat dapat diunduh (download) di https://ptb.stin.ac.id.
- Surat ljin Orang Tua/Wali Asli. Contoh surat dapat diunduh (download) di https://ptb.stin.ac.id.
- Surat Pernyataan Tidak Terikat Perjanjian oleh Suatu lkatan Dinas. Contoh surat dapat diunduh (download) di https://ptb.stin.ac.id.
- Surat Pernyataan Kesediaan Tidak Melakukan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Contoh surat dapat diunduh (download) di https://ptb.stin.ac.id.
- Fotocopy ljazah SMA/SMK/MA untuk lulusan tahun 2023 dan tahun 2024 sebanyak 2 lembar.
- Fotocopy rapor SMA/SMK/MA untuk lulusan tahun 2025, semester 1 s/d semester 5 sebanyak 2 rangkap.
- Surat Keterangan Lulus dari sekolah ditandatangani oleh Kepala Sekolah/Pejabat yang berwenang (asli) untuk SMA/SMK/MA tahun 2025.
- Fotocopy Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir sebanyak 2 lembar.
- Fotocopy Kartu Keluarga (KK) sebanyak 2 lembar.
- Foto ukuran postcard dan Pas Foto dengan ketentuan:
- Foto berwarna ukuran postcard, seluruh badan, terbaru, mengenakan pakaian atas berwarna putih serta bawah berwarna hitam. Dibuat tampak depan, tampak samping kiri kanan, dan tampak belakang (masing-masing 2 lembar).
- Pas Foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak 4 lembar.
- Latar belakang foto laki-laki berwarna merah dan perempuan berwarna biru.
- Foto Orang Tua/Wali berwarna, ukuran postcard, seluruh badan, terbaru, mengenakan pakaian bebas sopan dengan latar belakang berwarna putih, dibuat sebanyak 2 lembar.
Apa saja Tes dan Ujian untuk masuk Resmi Sekolah Tinggi Intelijen Negara - STIN (Update Penerimaan Taruna Baru - PTB STIN 2026)?
Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) STIN pada periode 2025, tes dan ujian masuk STIN adalah sebagai berikut:
- Seleksi Administrasi
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), meliputi:
- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
- Tes Intelegensia Umum (TIU)
- Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
- Seleksi Kompetensi Bidang, meliputi:
- Tes Psikologi
- Tes Kesehatan Fisik dan Jiwa
- Tes Kesamaptaan Jasmani, dan
- Tes Mental Ideologi
- Pantukhir
Akses Informasi Resmi Sekolah Tinggi Intelijen Negara - STIN
Daftar Isi
Program Bimbingan Persiapan Penerimaan Taruna Baru - PTB STIN
Program Afterschool didesain khusus untuk Siswa SMA se-derajat (Kelas 10, 11, 12, dan Gapyear) yang akan menghadapi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru STIN.
SMA se-derajat
Kelas 10
STIN
Untuk Persiapan Tes Masuk STIN 2028
Kurikulum pembelajaran khusus untuk siswa SMA se-derajat Kelas 10 Semester 1 & Semester 2 yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di STIN.
*JAMINAN mengulang program selama 1 tahun jika tidak lolos.
Fasilitas:
- Hingga 48 Bulan Masa Bimbingan
- 535++ Total Pertemuan
- Semua Materi Tes Sekolah Kedinasan
- Semua Materi UTBK - SNBT
- Semua Materi Tes UNHAN
- Akses Premium Sistem CAT
- Jersey Eksklusif Afterschool
SMA se-derajat
Kelas 11
STIN
Untuk Persiapan Tes Masuk STIN 2027
Kurikulum pembelajaran khusus untuk siswa SMA se-derajat Kelas 11 Semester 1 & Semester 2 yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di STIN.
*JAMINAN mengulang program selama 1 tahun jika tidak lolos.
Fasilitas:
- Hingga 36 Bulan Masa Bimbingan
- 450++ Total Pertemuan
- Semua Materi Tes Sekolah Kedinasan
- Semua Materi UTBK - SNBT
- Semua Materi Tes UNHAN
- Akses Premium Sistem CAT
- Jersey Eksklusif Afterschool
SMA se-derajat
Kelas 12
STIN
Untuk Persiapan Tes Masuk STIN 2026
Kurikulum pembelajaran khusus untuk siswa SMA se-derajat Kelas 12 ataupun siswa GAPYEAR yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di STIN.
*JAMINAN mengulang program selama 1 tahun jika tidak lolos.
Fasilitas:
- Hingga 24 Bulan Masa Bimbingan
- 250++ Total Pertemuan
- Semua Materi Tes Sekolah Kedinasan
- Semua Materi UTBK - SNBT
- Semua Materi Tes UNHAN
- Akses Premium Sistem CAT
- Jersey Eksklusif Afterschool
Sekolah Kedinasan "Ikatan Dinas"
di Indonesia
Apa itu Sekolah Kedinasan ikatan dinas?
Sekolah kedinasan ikatan dinas adalah perguruan tinggi di bawah kementerian/lembaga negara yang menyiapkan lulusannya untuk bekerja di instansi terkait. Pada jalur tertentu, lulusan diarahkan/diangkat menjadi CPNS/pegawai sesuai formasi dan ketentuan yang berlaku.
Apakah Sekolah Kedinasan gratis?
Banyak sekolah kedinasan disubsidi pemerintah sehingga biaya lebih ringan. Namun, tetap bisa ada biaya lain (mis. perlengkapan/seragam/kebutuhan administrasi). Kebijakan tiap sekolah bisa berbeda.
Apa saja syarat-syarat untuk daftar Sekolah Kedinasan?
Syarat utamanya adalah WNI, usia (biasanya 16-23 tahun), lulusan SMA/MA/SMK sederajat, sehat jasmani dan rohani, serta nilai rapor/ijazah memenuhi standar yang ditetapkan. Sebagai tambahan, biasanya terdapat perbedaan persyaratan sekolah kedinasan satu dengan lainnya, contoh tinggi badan minimal, nilai akademik, dan lain-lain.
Tes apa yang paling menentukan untuk masuk Sekolah Kedinasan?
Umumnya SKD berbasis CAT (TWK, TIU, TKP) menjadi tahap krusial. Setelah itu biasanya ada tes lanjutan (mis. psikologi, kesehatan, kesamaptaan, wawancara) tergantung sekolah kedinasan tujuan.
Kapan biasanya pendaftaran Sekolah Kedinasan dibuka?
Umumnya pengumuman pendaftaran Sekolah Kedinasan dikeluarkan di bulan April-Mei di setiap tahunnya.
Konsultasi, Tryout, & Kelas Gratis dari Afterschool
Kamu bisa bawa pulang semua dokumen penting dibawah sebagai acuan untuk persiapan menghadapi tes Sekolah Kedinasan aslinya nanti.
Coba Kelas
Bimbingan gratis di kelas premium dengan pembelajaran materi tes Sekolah Kedinasan
Tryout SKD
Tryout SKD berbasis CAT dengan soal-soal yang 100% sesuai dengan kisi-kisi KEMENPAN RB
Cek Kesehatan
Mencakup pemeriksaan kesehatan Mata, Gigi, Tinggi & Berat Badan, Cek Varises dan Keloid
Konsultasi
Konsultasi Siswa / Wali dengan Staf Akademik tentang minat Siswa dan Hasil Tes sebelumnya