logo-kemenhub-008

Mengenal tentang 24 Sekolah Kedinasan KEMENHUB, Sekolah Kedinasan bidang Transportasi di Indonesia

Terakhir diperbarui pada 31 Maret 2026

Mengenal tentang 24 Sekolah Kedinasan KEMENHUB

24 Sekolah Kedinasan terdaftar sebagai Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, yang bergerak di bidang transportasi & perhubungan dengan tujuan “Terwujudnya Sumber Daya Manusia Perhubungan yang Prima, Profesional dan Beretika dalam menyelenggarakan Transportasi yang handal dan Zero Accident.”

Apa saja 24 Sekolah Kedinasan KEMENHUB dan dimana saja lokasinya?

6 Sekolah Kedinasan KEMENHUB ‘MATRA DARAT’:
  1. Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BPPTD) – Mempawah, bertempat di Tim.,, Antibar, Mempawah Tim., Kab. Mempawah, Kalimantan Barat 78912
  2. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) – Tegal, bertempat di Jl. Perintis Kemerdekaan No.17, Slerok, Kec. Tegal Tim., Kota Tegal, Jawa Tengah 52125
  3. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) – Madiun, bertempat di Jl. Tirta Raya, Pojok, Nambangan Lor, Kec. Manguharjo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur
  4. Politeknik Transportasi Darat (POLTRADA) – Bali, bertempat di Jl. Batuyang No.109X, Batubulan Kangin, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali 80582
  5. Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI – STTD) – Bekasi, bertempat di Jalan Raya Setu Cibuntu KM 3,5 (Cibitung), Bekasi, Jawa Barat 17520
  6. Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (POLTEKTRANS – SDP) – Palembang, bertempat di Jl. Sabar Jaya No.116, Mariana, Kec. Banyuasin I, Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan 30962

 

11 Sekolah Kedinasan KEMENHUB ‘MATRA LAUT’:
  1. Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) – Jakarta, bertempat di Jl. Danau Sunter Utara, Jakarta Utara, DKI Jakarta 14350
  2. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) – Makassar, bertempat di Jl. Tentara Pelajar No. 173 Makassar, 90172
  3. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) – Semarang, bertempat di Jl. Singosari No.2A, Kota Semarang, Jawa Tengah 50242
  4. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) – Sorong, bertempat di Jln.Tanjung Saoka No.1, Sorong, Papua Barat
  5. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) – Sulawesi Utara, bertempat di Jl. Trans Sulawesi No.KM, RW.80, Tawaang, Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara
  6. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) – Banten, bertempat di JL. Raya No.1, Karang Serang, Kec. Sukadiri, Tangerang, Banten 15330
  7. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) – Barombong, bertempat di Jl. Permandian Alam No.1 Barombong, Kec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90225
  8. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) – Malahayati, bertempat di Jl. Laksamana Malahayati Km.19 No.12 Gampong Durung Kec. Mesjid Raya, Kab. Aceh Besar, Prov. Aceh, 23381
  9. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) – Sumatera Barat, bertempat di Jl. Syeh Burhanuddin No.1, Korong Tiram Kenegarian Tapakis, Kec. Ulakan Tapakis Kab. Padang Pariaman, Sumatera Barat 25572
  10. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) – Surabaya, bertempat di Jl. Gunung Anyar Boulevard No.1, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Kota SBY, Jawa Timur 60294
  11. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) – Jakarta, bertempat di Jl. Marunda Makmur Cilincing, Jakarta Utara 14150

 

7 Sekolah Kedinasan KEMENHUB ‘MATRA UDARA’:
  1. Akademi Penerbang Indonesia (API) – Banywangi, bertempat di Kompleks Bandar Udara Banyuwangi Jl. Pantai Blimbingsari, Kec. Blimbingsari Kab. Banyuwangi
  2. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) – Curug, bertempat di Jl. Raya PLP Curug, Serdang Wetan, Kec. Legok, Tangerang, Banten 15820
  3. Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) – Surabaya, bertempat di Jl. Jemur Andayani I No.73, Siwalankerto, Kec. Wonocolo, Kota SBY, Jawa Timur 60236
  4. Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) – Palembang, bertempat di Jl. Jemur Andayani I No.73, Siwalankerto, Kec. Wonocolo, Kota SBY, Jawa Timur 60236
  5. Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) – Medan, bertempat di Jl. Jemur Andayani I No.73, Siwalankerto, Kec. Wonocolo, Kota SBY, Jawa Timur 60236
  6. Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) – Makassar, bertempat di Jl. Jemur Andayani I No.73, Siwalankerto, Kec. Wonocolo, Kota SBY, Jawa Timur 60236
  7. Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) – Jayapura, bertempat di Jl. Jemur Andayani I No.73, Siwalankerto, Kec. Wonocolo, Kota SBY, Jawa Timur 60236

Jurusan dan Prodi apa saja yang ada di Sekolah Kedinasan KEMENHUB?

mengenal-sekdin-kemenhub-header1

Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan Tahun 2025, Jurusan dan Prodi yang menerima Calon Taruna Baru di Sekolah Kedinasan KEMENHUB adalah sebagai berikut:

Transportasi Darat
  1. Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD (PTDI – STTD)
    • Transportasi Darat Sarjana Terapan
    • D-III Manajemen Transportasi Jalan (MTJ)
  2. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal
    • Rekayasa Sistem Transportasi Jalan (RSTJ) Sarjana Terapan
    • Teknologi Rekayasa Otomotif (TRO) Sarjana Terapan
    • D-III Teknologi Otomotif (TO)
  3. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
    • D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian (TEP)
    • D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian (MTP)
  4. Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (POLTEKTRANS SDP) Palembang
    • D-III Manajemen Transportasi Perairan Daratan (MTPD)
  5. Politeknik Transportasi Darat (POLTRADA) Bali
    • D-III Manajemen Logistik
    • D-III Manajemen Transportasi Jalan
Transportasi Laut
  1. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta (STIP) Jakarta
    • D-IV Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan (KALK)
  2. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang
    • D-IV Nautika
  3. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar
    • D-IV Nautika
  4. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Surabaya
    • D-III Elektro Pelayaran
  5. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Malahayati Aceh
    • D-III Sistem Kelistrikan Kapal
  6. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Barombong
    • D-III Permesinan Kapal
  7. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Banten
    • D-III Permesinan Kapal
  8. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Sorong
    • D-III Manajemen Transportasi Laut (MTL)
    • D-III Permesinan Kapal
  9. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Sulawesi Utara
    • D-III Studi Nautika
  10. Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Sumatera Barat
    • D-III Studi Nautika
Transportasi Udara
  1. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
    • D-IV Teknik Pesawat Udara (TPU)
    • D-III Operasi Bandar Udara (OBU)
    • D-III Pertolongan Kecelakaan Pesawat (PKP)
  2. Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Surabaya
    • D-III Manajemen Transportasi Udara (MTU)
    • D-III Teknik Bangunan dan Landasan (TBL)
  3. Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Makassar
    • D-III Teknologi Bandar Udara (TBU)
  4. Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Medan
    • D-III Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara
  5. Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Palembang
    • D-III Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Penerbangan (PPKP)
  6. Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Jayapura
    • D-III Manajemen Bandar Udara (MBU)
  7. Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi
    • D-III Operasi Pesawat Udara (OPU)

Biaya Pendaftaran dan Biaya Kuliah di Sekolah Kedinasan Kemenhub (Update Seleksi Penerimaan Calon Taruna - SIPENCATAR KEMENHUB 2026)

Biaya Pendaftaran

Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan Tahun 2025. Biaya Pendaftaran Awal Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan Tahun 2025 adalah berkisar antara Rp100.000 sampai dengan Rp300.000 bergantung ke instansi yang dipilih.

Selanjutnya akan ada biaya tambahan (bergantung masing-masing instansi) untuk masing-masing tahapan tes hingga tes akhir SIPENCATAR KEMENHUB.

Biaya Kuliah

Biaya Kuliah atau Biaya Pendidikan di Sekolah Kedinasan KEMENHUB adalah sebagai berikut:

  1. Selama mengikuti pendidikan, terdapat biaya penyelenggaraan pendidikan yang terdiri dari Biaya Akademik dan Biaya Non Akademik;
  2. Biaya Akademik merupakan biaya SPP atau biaya Semester yang ditanggung oleh Pemerintah;
  3. Biaya Non Akademik terdiri dari biaya penunjang akademik yang dibebankan kepada Calon Taruna/Taruni sesuai dengan ketentuan Perundangan yang berlaku pada masing-masing Perguruan Tinggi;
  4. Komponen dan perkiraan besaran Biaya Non Akademik menyesuaikan tarif yang berlaku di masing – masing Perguruan Tinggi.

Bagaimana Prospek Kerja Lulusan Sekolah Kedinasan Kemenhub?

mengenal-sekdin-kemenhub-lulusan

Sebagai Sekolah Kedinasan yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan (KEMENHUB), lulusan Sekolah Kedinasan KEMENHUB akan langsung diangkat menjadi ASN dengan penempatan kerja di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Laut, Udara, dan Perkeretaapian, maupun Badan Pengembangan SDM Perhubungan.

Kuota, Persaingan, Peluang Lolos, dan Keketatan Masuk Sekolah Kedinasan Kemenhub (Update Seleksi Penerimaan Calon Taruna - SIPENCATAR KEMENHUB 2026)

SIPENCATAR KEMENHUB Periode 2021

Pendaftar: 56.706

Kuota Formasi: 3.210

Peluang Lolos: 5,6%

Keketatan: 1 : 17

SIPENCATAR KEMENHUB Periode 2022

Pendaftar: 54.510

Kuota Formasi: 3.350

Peluang Lolos: 6,1%

Keketatan: 1 : 16

SIPENCATAR KEMENHUB Periode 2023

Pendaftar: 40.214

Kuota Formasi: 1.408

Peluang Lolos: 3,5%

Keketatan: 1 : 29

SIPENCATAR KEMENHUB Periode 2024

Pendaftar: 23.573

Kuota Formasi: 622

Peluang Lolos: 2,6%

Keketatan: 1 : 38

SIPENCATAR KEMENHUB Periode 2025

Pendaftar: 23.852

Kuota Formasi: 791

Peluang Lolos: 3,3%

Keketatan: 1 : 30

Kapan Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub dibuka?

mengenal-sekdin-kemenhub-konten1

Berdasarkan tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran Sekolah Kedinasan KEMENHUB dibuka di bulan April tiap tahunnya. Berikut adalah informasi pendaftaran Sekolah Kedinasan KEMENHUB di setiap tahunnya:

  1. Periode 2023: 31 Maret 2023
  2. Periode 2024: 14 Mei 2024
  3. Periode 2025: 28 Juni 2025

Apa saja Persyaratan Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub (Update Seleksi Penerimaan Calon Taruna - SIPENCATAR KEMENHUB 2026)?

Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan Tahun 2025, untuk dapat mengikuti proses Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Sekolah Kedinasan KEMENHUB, peserta harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2025;
  3. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) Calon Taruna Pola Pembibitan:
    • Untuk lulusan tahun 2025 dan sebelumnya: memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis pada ijazah minimal 7,0 (skala penilaian 1-10) atau 70,00 (skala penilaian 10-100) atau 2,8 (skala penilaian 1-4);
    • Untuk lulusan tahun 2025 (yang belum memiliki ijazah): memiliki nilai rata-rata rapor pada 2 semester (semester genap kelas XI dan semester gasal kelas XII) 70,00 (skala penilaian 10-100);
    • Untuk lulusan tahun 2025 dan sebelumnya, jika nilai rata-rata ijazah menggunakan skala penilaian 1-10 atau skala penilaian 1-4 diwajibkan untuk merubah (konversi) nilai tersebut menjadi skala penilaian 10-100 dengan melampirkan surat keterangan dari sekolah asal yang ditandatangani Kepala Sekolah;
    • Bagi peserta formasi Pola Pembibitan khusus Orang Asli Papua (OAP) nilai ratarata ujian yang tertulis pada ijazah minimal 6,5 (skala penilaian 1-10)/65,00 (skala penilaian 10-100)/2,6 (skala penilaian 1-4); dan
    • Untuk lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing wajib melampirkan surat penyetaraan/persamaan/konversi ijazah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
  4. Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm. Khusus untuk Program Studi D-III PKP/PPKP/OBU/MBU/MTU/OPU, tinggi badan minimal pria 165 cm dan wanita minimal 160 cm;
  5. Calon Taruna formasi Orang Asli Papua (OAP) merupakan orang atau suku bangsa yang berasal dari rumpun ras Melanesia yang terdiri atas suku asli di Papua;
  6. Calon Taruna yang memiliki Prestasi di Bidang Riset dan Inovasi, Olahraga dan Seni, serta Organisasi dapat melampirkan bukti penghargaan berupa Piagam/Sertifikat/SK sebagai nilai tambah dalam proses Sipencatar Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan Tahun 2025;
  7. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba;
  8. Belum pernah menikah serta bersedia tidak menikah selama mengikuti proses seleksi calon Taruna dan selama pendidikan pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan;
  9. Calon Taruna Pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat pada saat tes kesehatan);
  10. Calon Taruna Wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak berlubang tindik di telinga lebih dari 1 (satu) pasang (telinga kiri dan kanan), kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat pada saat tes kesehatan);
  11. Memiliki ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total;
  12. Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
  13. Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat dan/atau mengundurkan diri sebagai Taruna Pola Pembibitan Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan;
  14. Bersedia menaati segala peraturan dan ketentuan yang berlaku pada pelaksanaan SIPENCATAR Pola Pembibitan Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan;
  15. Bersedia diberhentikan dengan tidak hormat jika melakukan tindakan kriminal antara lain: pencurian, mengonsumsi dan/atau memperjualbelikan narkoba, melakukan tindak kekerasan (perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, perundungan), dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual;
  16. Khusus formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan, bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan di seluruh wilayah Indonesia setelah menyelesaikan Pendidikan;
  17. Bersedia dinyatakan gugur apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen;
  18. Melakukan pembayaran biaya pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dituju (besaran biaya dan ketentuan lebih lanjut dapat dilihat pada Lampiran IV);
  19. Bersedia menandatangani Pakta Integritas Calon Taruna SIPENCATAR Kementerian Perhubungan Tahun 2025 (bermaterai Rp.10.000,00) yang ditandatangi oleh calon Taruna dan Orang Tua/Wali;
  20. Memiliki surat elektronik/e-mail dan nomor telepon yang aktif dan valid untuk sarana penyampaian perkembangan informasi proses seleksi. Adanya keterlambatan informasi yang diterima oleh peserta akibat kesalahan penulisan alamat e-mail dan nomor telepon yang tidak aktif, mutlak menjadi tanggung jawab peserta; dan
  21. Setelah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir, peserta wajib memenuhi ketentuan tarif layanan akademik dan non akademik yang akan diumumkan lebih lanjut oleh masing – masing Perguruan Tinggi yang dituju.

Bagaimana Cara Daftar/ Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub (Update Seleksi Penerimaan Calon Taruna - SIPENCATAR KEMENHUB 2026)?

mengenal-kemenhub-alur-pendaftaran-2025

Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan pada periode 2025, berikut adalah cara mendaftar ke Sekolah Kedinasan KEMENHUB:

  1. Pendaftar hanya memilih satu Perguruan Tinggi Kementerian atau Lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan dan apabila mendaftar lebih dari satu Perguruan Tinggi maka yang bersangkutan dinyatakan gugur;
  2. Pendaftar wajib memenuhi Persyaratan Ijazah Kelulusan /Jurusan sesuai dengan Program Studi yang dipilih sesuai dengan Lampiran I Pengumuman ini;
  3. Bagi pendaftar formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan: Calon Taruna dapat memilih Program Studi yang tersedia tanpa dibatasi domisili asal dan bersifat nasional. Daftar formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan dapat dilihat pada Lampiran II Pengumuman ini;
  4. Bagi pendaftar formasi Pola Pembibitan Pemerintah Daerah (Pemda): Calon Taruna wajib berdomisili sesuai dengan wilayah formasi Pemerintah Daerah yang dibuktikan dengan e-Kartu Tanda Penduduk (e-KTP)/Kartu Keluarga. Daftar formasi Pemerintah Daerah dapat dilihat pada Lampiran III Pengumuman ini;
  5. Bagi pendaftar formasi Orang Asli Papua (OAP) Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah : Calon Taruna wajib memiliki Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) dari Majelis Rakyat Papua/Papua Barat/Papua Barat Daya/Papua Tengah/Papua Selatan/Papua Pegunungan. Daftar formasi Orang Asli Papua (OAP) dapat dilihat pada Lampiran II.A dan III.A Pengumuman ini;
  6. Pendaftar wajib melakukan pendaftaran online melalui portal https://dikdin.bkn.go.id/ dimulai tanggal 29 Juni 2025 pukul 00.00 WIB s.d 18 Juli 2025 pukul 23.59 WIB;
  7. Pendaftar wajib mengunggah (upload) seluruh berkas persyaratan dalam bentuk file softcopy melalui sistem pendaftaran online, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Pasfoto berwarna terbaru dengan latar belakang merah, menghadap ke depan, berukuran 4 x 6 cm, dengan ukuran file minimal 120 kb dan maksimal 500 kb, dalam format .jpg;
    • KTP bagi peserta yang berusia di atas 17 tahun atau Kartu Identitas Anak (KIA) atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP atau menggunakan Surat Keterangan Kependudukan/resi permintaan pembuatan KTP dengan format .jpg ukuran file maksimal 500 kb;
    • Ijazah SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat beserta lampiran nilainya. Bagi calon peserta yang belum memperoleh ijazah: Surat Keterangan Lulus (SKL) atau rapor SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat pada 2 semester (semester genap kelas XI dan semester gasal kelas XII). Bagi calon peserta lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing: surat penyetaraan/persamaan/konversi ijazah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dokumen diunggah (upload) dengan format PDF ukuran file maksimal 1.000 kb;
    • Tanda bukti pembayaran formulir pendaftaran sesuai dengan perguruan tinggi yang dipilih dengan menuliskan nama dan NIK pendaftar pada bukti pembayaran (ukuran file maksimal 500 kb dengan format .jpg). Daftar nomor rekening pembayaran pendaftaran berdasarkan Perguruan Tinggi yang dituju dapat dilihat pada Lampiran IV Pengumuman ini;
    • Piagam atau Sertifikat kejuaraan di bidang Riset dan Inovasi, Olahraga dan Seni Budaya, Organisasi, dan Agama. Dokumen ini diunggah (upload) dengan format pdf ukuran file maksimal 2000 kb. Ketentuan terkait penilaian prestasi dapat dilihat pada Lampiran V Pengumuman ini; (bagi peserta yang memiliki prestasi)
    • Pakta Integritas Calon Taruna SIPENCATAR Kementerian Perhubungan Tahun 2025 bermaterai Rp.10.000,00. Template Pakta Integritas dapat dilihat pada lampiran VI Pengumuman ini atau dapat diunduh di laman https://sipencatar.kemenhub.go.id/template. Dokumen diunggah (upload) dengan format PDF ukuran file maksimal masing-masing 1.000 kb; dan
    • Khusus formasi OAP: Surat keterangan Orang Asli Papua (OAP) dari Majelis Rakyat Papua/Papua Barat/Papua Barat Daya/Papua Tengah/Papua Selatan/Papua Pegunungan.

Apa saja Tes dan Ujian untuk masuk Sekolah Kedinasan Kemenhub (Update Seleksi Penerimaan Calon Taruna - SIPENCATAR KEMENHUB 2026)?

mengenal-sekdin-kemenhub-tes

Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan pada periode 2025, tes dan ujian masuk Sekolah Kedinasan KEMENHUB adalah sebagai berikut:

  1. Seleksi Administrasi
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), meliputi:
    • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
    • Tes Intelegensia Umum (TIU)
    • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
  3. Seleksi Kesehatan.
  4. Seleksi Psikotes.
  5. Tes Kebugaran Jasmani Transportasi, meliputi:
    1. Beep Test
    2. Push-Up
    3. Curl-Up
    4. V-Sit and Reach
    5. Balance Test
  6. Wawancara dan Performance Test
  7. Penilaian Prestasi
  8. Pengumuman Kelulusan Akhir
Daftar Isi
PROGRAM AFTERSCHOOL

Program Bimbingan Persiapan Seleksi Penerimaan Calon Taruna - SIPENCATAR KEMENHUB

Program Afterschool didesain khusus untuk Siswa SMA se-derajat (Kelas 10, 11, 12, dan Gapyear) yang akan menghadapi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru KEMENHUB.

program-kelas-10-1

SMA se-derajat

Kelas 10

KEMENHUB

Untuk Persiapan Tes Masuk KEMENHUB 2028

Kurikulum pembelajaran khusus untuk siswa SMA se-derajat Kelas 10 Semester 1 & Semester 2 yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di KEMENHUB.

*JAMINAN mengulang program selama 1 tahun jika tidak lolos.

Fasilitas:
program-kelas-11

SMA se-derajat

Kelas 11

KEMENHUB

Untuk Persiapan Tes Masuk KEMENHUB 2027

Kurikulum pembelajaran khusus untuk siswa SMA se-derajat Kelas 11 Semester 1 & Semester 2 yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di KEMENHUB.

*JAMINAN mengulang program selama 1 tahun jika tidak lolos.

Fasilitas:
program-kelas-12-gapyear

SMA se-derajat

Kelas 12

KEMENHUB

Untuk Persiapan Tes Masuk KEMENHUB 2026

Kurikulum pembelajaran khusus untuk siswa SMA se-derajat Kelas 12 ataupun siswa GAPYEAR yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di KEMENHUB.

*JAMINAN mengulang program selama 1 tahun jika tidak lolos.

Fasilitas:
SEKOLAH KEDINASAN

Sekolah Kedinasan "Ikatan Dinas"
di Indonesia

Apa itu Sekolah Kedinasan ikatan dinas?

Sekolah kedinasan ikatan dinas adalah perguruan tinggi di bawah kementerian/lembaga negara yang menyiapkan lulusannya untuk bekerja di instansi terkait. Pada jalur tertentu, lulusan diarahkan/diangkat menjadi CPNS/pegawai sesuai formasi dan ketentuan yang berlaku.

Banyak sekolah kedinasan disubsidi pemerintah sehingga biaya lebih ringan. Namun, tetap bisa ada biaya lain (mis. perlengkapan/seragam/kebutuhan administrasi). Kebijakan tiap sekolah bisa berbeda.

Syarat utamanya adalah WNI, usia (biasanya 16-23 tahun), lulusan SMA/MA/SMK sederajat, sehat jasmani dan rohani, serta nilai rapor/ijazah memenuhi standar yang ditetapkan. Sebagai tambahan, biasanya terdapat perbedaan persyaratan sekolah kedinasan satu dengan lainnya, contoh tinggi badan minimal, nilai akademik, dan lain-lain.

Umumnya SKD berbasis CAT (TWK, TIU, TKP) menjadi tahap krusial. Setelah itu biasanya ada tes lanjutan (mis. psikologi, kesehatan, kesamaptaan, wawancara) tergantung sekolah kedinasan tujuan.

Umumnya pengumuman pendaftaran Sekolah Kedinasan dikeluarkan di bulan April-Mei di setiap tahunnya.

pkn stan

Di bawah naungan Kementerian Keuangan

ipdn

Di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri

polstat stis

Di bawah naungan Badan Pusat Statistika

stin

Di bawah naungan Badan Intelijen Negara

poltek ssn

Di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara

poltekimipas

Di bawah naungan Kementerian Imigrasi & Pemasyarakatan

stmkg

Di bawah naungan BMKG

kemenhub

Di bawah naungan Kementerian Perhubungan
KELAS & TRYOUT AFTERSCHOOL

Konsultasi, Tryout, & Kelas Gratis dari Afterschool

Kamu bisa bawa pulang semua dokumen penting dibawah sebagai acuan untuk persiapan menghadapi tes Sekolah Kedinasan aslinya nanti.

Coba Kelas

Bimbingan gratis di kelas premium dengan pembelajaran materi tes Sekolah Kedinasan

Tryout SKD

Tryout SKD berbasis CAT dengan soal-soal yang 100% sesuai dengan kisi-kisi KEMENPAN RB

Cek Kesehatan

Mencakup pemeriksaan kesehatan Mata, Gigi, Tinggi & Berat Badan, Cek Varises dan Keloid

Konsultasi

Konsultasi Siswa / Wali dengan Staf Akademik tentang minat Siswa dan Hasil Tes sebelumnya