logo-stmkg-transparent

Mengenal tentang Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Sekolah Kedinasan bidang MKG di Indonesia

Terakhir diperbarui pada 31 Maret 2026

Mengenal tentang Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika - STMKG

Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) adalah Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah naungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Republik Indonesia, yang bergerak di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika dengan tujuan menghasilkan alumni dengan kompetensi di bidang meteorologi, klimatologi, geofisika sesuai dengan standar nasional dan internasional.

Dimana lokasi Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika - STMKG?

Kampus STMKG bertempat di Bintaro Jl. Perhubungan I No.5, Pd. Betung, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15221

Jurusan dan Prodi apa saja yang ada di Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika - STMKG?

mengenal-stmkg-konten-2

Berdasarkan informasi dari laman resmi STMKG, saat ini Program Studi yang tersedia di STMKG yaitu:

  • Prodi D-IV Meteorologi, mempelajari kondisi fisis atmosfer di suatu tempat pada waktu tertentu.
  • Prodi D-IV Klimatologi, mempelajari sifat iklim dan hubungan iklim dengan aktivitas manusia.
  • Prodi D-IV Geofisika, mempelajari bumi dengan menggunakan prinsip atau kaidah-kaidah fisika.
  • Prodi D-IV Instrumentasi-MKG, mendalami teknologi alat, sistem kerja, kalibrasi, dan perawatan alat MKG.

Biaya Pendaftaran dan Biaya Kuliah di Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika - STMKG (Update Penerimaan Taruna Baru - PTB STMKG 2026)

Biaya Pendaftaran

Biaya Pendaftaran sebesar Rp75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah), biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp100.000,- (seratus ribu rupiah), dan biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebesar Rp100.000,- (seratus ribu rupiah) (dibayarkan setelah Peserta dinyatakan berhak ikut SKB). Tata cara pembayaran dapat dibaca pada Buku Pedoman PTB-STMKG 2025.

Biaya Kuliah

Biaya Kuliah atau Biaya Pendidikan di STMKG adalah GRATIS. Karena STMKG adalah Sekolah Kedinasan yang berstatus ‘Ikatan Dinas’ di bawah naungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), maka Biaya Pendidikan seluruh taruna dan taruni STMKG sepenuhnya ditanggung oleh Badan/Instansi yang menaunginya.

Bagaimana Prospek Kerja Lulusan Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika - STMKG?

mengenal-stmkg-lulusan

Berdasarkan laman resmi STMKG, Sekolah Kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lulusan STMKG akan langsung diangkat menjadi ASN yang menduduki jabatan fungsional Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG), Peneliti, dan Perekayasa di berbagai instansi seperti BMKG Pusat dan Daerah, Pusat Meteorologi Penerbangan, Pusat Informasi Perubahan Iklim, dan Pusat Gempa Bumi dan Tsunami.

Kuota, Persaingan, Peluang Lolos, dan Keketatan Masuk Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika - STMKG (Update Penerimaan Taruna Baru - PTB STMKG 2026)

PTB STMKG Periode 2021

Pendaftar: 10.886

Kuota Formasi: 265

Peluang Lolos: 2,4%

Keketatan: 1 : 41

PTB STMKG Periode 2022

Pendaftar: 11.818

Kuota Formasi: 250

Peluang Lolos: 2,1%

Keketatan: 1 : 47

PTB STMKG Periode 2023

Pendaftar:

Kuota Formasi:

Peluang Lolos:

Keketatan:

PTB STMKG Periode 2024

Pendaftar: 8.137

Kuota Formasi: 60

Peluang Lolos: 0,7%

Keketatan: 1 : 135

PTB STMKG Periode 2025

Pendaftar: 13.472

Kuota Formasi: 237

Peluang Lolos: 1,7%

Keketatan: 1 : 57

Kapan Pendaftaran Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika - STMKG dibuka?

mengenal-stmkg-konten-1

Berdasarkan tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran STMKG dibuka di bulan April tiap tahunnya. Berikut adalah informasi pendaftaran Sekolah Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika – STMKG di setiap tahunnya:

  1. Periode 2023: 30 Maret 2023
  2. Periode 2024: 14 Mei 2024
  3. Periode 2025: 22 Juni 2025

Apa saja Persyaratan Pendaftaran Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika - STMKG (Update Penerimaan Taruna Baru - PTB STMKG 2026)?

Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) STMKG pada periode 2025, untuk dapat mengikuti proses seleksi PTB STMKG, peserta harus memenuhi syarat-syarat berikut:

Persyaratan Umum
  1. Pria/Wanita, Warga Negara Indonesia;
  2. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata dengan Lensa Spheris Maksimal Minus (-) 4 D, dan Lensa Silindris Maksimal Minus (-) 2 D dan bersedia untuk melakukan pengobatan LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) dengan biaya sendiri apabila diterima/lulus seleksi;
  3. Umur tidak kurang dari 15 tahun dan tidak lebih dari 23 tahun pada tanggal 1 September 2025;
  4. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama Pendidikan;
  5. Bebas narkoba yang dibuktikan dengan tes Kesehatan;
  6. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain;
  7. Tinggi badan minimal 155 cm untuk Pria dan 150 cm untuk Wanita, dengan berat badan seimbang;
  8. Bersedia bekerja di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sesuai ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI);
  9. Khusus untuk peserta afirmasi terdapat persyaratan sebagai berikut:
    • Memiliki akta kelahiran dan domisili sesuai identitas KTP/KK di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku;
    • Telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD)/yang sederajat, atau Sekolah Menengah Pertama (SMP)/yang sederajat, atau Sekolah Menengah Atas (SMA)/ yang sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku;
    • Bagi peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP) mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Ketua/Anggota dari Majelis Rakyat Papua (MRP).
Persyaratan Akademik
  1. Lulus/akan lulus Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA)/ Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau yang sederajat untuk SEMUA JURUSAN;
  2. Bagi yang lulus pada tahun 2025 dan ijazahnya belum keluar, wajib menggunakan Surat Keterangan LULUS/Surat Keterangan Aktif di Kelas XII.

Bagaimana Cara Daftar/ Alur Pendaftaran Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika - STMKG (Update Penerimaan Taruna Baru - PTB STMKG 2026)?

mengenal-stmkg-alur-pendaftaran-2025

Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) STMKG pada periode 2025, berikut adalah cara mendaftar ke STMKG:

  1. Pendaftaran dilakukan pada 29 Juni s.d. 18 Juli 2025;
  2. Pendaftaran dilakukan secara online terintegrasi melalui portal Panitia Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan https://daftar-dikdin.bkn.go.id;
  3. Peserta harus terlebih dahulu yakin telah memenuhi seluruh syarat di bagian B sebelum melakukan pendaftaran. Apabila ternyata tidak memenuhi syarat tersebut, maka peserta tidak dapat diterima/dibatalkan sebagai calon taruna;
  4. Tata cara pengisian formulir pendaftaran dapat dilihat pada website https://ptb.stmkg.ac.id dan akun media sosial resmi STMKG (STMKG Official);
  5. Biaya Pendaftaran sebesar Rp75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah), biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp100.000,- (seratus ribu rupiah), dan biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebesar Rp100.000,- (seratus ribu rupiah) (dibayarkan setelah Peserta dinyatakan berhak ikut SKB). Tata cara pembayaran dapat dibaca pada Buku Pedoman PTB-STMKG 2025.

Apa saja Tes dan Ujian untuk masuk Resmi Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika - STMKG (Update Penerimaan Taruna Baru - PTB STMKG 2026)?

mengenal-stmkg-tes-ujian

Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Taruna Baru  (PTB) STMKG pada periode 2025, tes dan ujian masuk STMKG adalah sebagai berikut:

  1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), meliputi:
    • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
    • Tes Intelegensia Umum (TIU)
    • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
  2. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), meliputi:
    • Fisika
    • Matematika
    • Bahasa Inggris
  3. Seleksi Kesehatan, Kebugaran, dan Wawancara.
Daftar Isi
PROGRAM AFTERSCHOOL

Program Bimbingan Persiapan Penerimaan Taruna Baru - PTB STMKG

Program Afterschool didesain khusus untuk Siswa SMA se-derajat (Kelas 10, 11, 12, dan Gapyear) yang akan menghadapi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru STMKG.

program-kelas-10-1

SMA se-derajat

Kelas 10

STMKG

Untuk Persiapan Tes Masuk STMKG 2028

Kurikulum pembelajaran khusus untuk siswa SMA se-derajat Kelas 10 Semester 1 & Semester 2 yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di STMKG.

*JAMINAN mengulang program selama 1 tahun jika tidak lolos.

Fasilitas:
program-kelas-11

SMA se-derajat

Kelas 11

STMKG

Untuk Persiapan Tes Masuk STMKG 2027

Kurikulum pembelajaran khusus untuk siswa SMA se-derajat Kelas 11 Semester 1 & Semester 2 yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di STMKG.

*JAMINAN mengulang program selama 1 tahun jika tidak lolos.

Fasilitas:
program-kelas-12-gapyear

SMA se-derajat

Kelas 12

STMKG

Untuk Persiapan Tes Masuk STMKG 2026

Kurikulum pembelajaran khusus untuk siswa SMA se-derajat Kelas 12 ataupun siswa GAPYEAR yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di STMKG.

*JAMINAN mengulang program selama 1 tahun jika tidak lolos.

Fasilitas:
SEKOLAH KEDINASAN

Sekolah Kedinasan "Ikatan Dinas"
di Indonesia

Apa itu Sekolah Kedinasan ikatan dinas?

Sekolah kedinasan ikatan dinas adalah perguruan tinggi di bawah kementerian/lembaga negara yang menyiapkan lulusannya untuk bekerja di instansi terkait. Pada jalur tertentu, lulusan diarahkan/diangkat menjadi CPNS/pegawai sesuai formasi dan ketentuan yang berlaku.

Banyak sekolah kedinasan disubsidi pemerintah sehingga biaya lebih ringan. Namun, tetap bisa ada biaya lain (mis. perlengkapan/seragam/kebutuhan administrasi). Kebijakan tiap sekolah bisa berbeda.

Syarat utamanya adalah WNI, usia (biasanya 16-23 tahun), lulusan SMA/MA/SMK sederajat, sehat jasmani dan rohani, serta nilai rapor/ijazah memenuhi standar yang ditetapkan. Sebagai tambahan, biasanya terdapat perbedaan persyaratan sekolah kedinasan satu dengan lainnya, contoh tinggi badan minimal, nilai akademik, dan lain-lain.

Umumnya SKD berbasis CAT (TWK, TIU, TKP) menjadi tahap krusial. Setelah itu biasanya ada tes lanjutan (mis. psikologi, kesehatan, kesamaptaan, wawancara) tergantung sekolah kedinasan tujuan.

Umumnya pengumuman pendaftaran Sekolah Kedinasan dikeluarkan di bulan April-Mei di setiap tahunnya.

pkn stan

Di bawah naungan Kementerian Keuangan

ipdn

Di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri

polstat stis

Di bawah naungan Badan Pusat Statistika

stin

Di bawah naungan Badan Intelijen Negara

poltek ssn

Di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara

poltekimipas

Di bawah naungan Kementerian Imigrasi & Pemasyarakatan

stmkg

Di bawah naungan BMKG

kemenhub

Di bawah naungan Kementerian Perhubungan
KELAS & TRYOUT AFTERSCHOOL

Konsultasi, Tryout, & Kelas Gratis dari Afterschool

Kamu bisa bawa pulang semua dokumen penting dibawah sebagai acuan untuk persiapan menghadapi tes Sekolah Kedinasan aslinya nanti.

Coba Kelas

Bimbingan gratis di kelas premium dengan pembelajaran materi tes Sekolah Kedinasan

Tryout SKD

Tryout SKD berbasis CAT dengan soal-soal yang 100% sesuai dengan kisi-kisi KEMENPAN RB

Cek Kesehatan

Mencakup pemeriksaan kesehatan Mata, Gigi, Tinggi & Berat Badan, Cek Varises dan Keloid

Konsultasi

Konsultasi Siswa / Wali dengan Staf Akademik tentang minat Siswa dan Hasil Tes sebelumnya